Sistem AI Milik Apple Bernama Overtoon Bantu Pengembangan Siri

Hallo everybody

Wokey kembali lagi dengan saya Reza Hartono yang dimana hari ini saya akan membahas pengembangan siri menggunakan Arificial Intelligence di Apple yang bernama Overtoon

Siri

Saat memperkenalkan prosesor A13 Bionic, Apple sengaja menyebutkan peningkatan kemampuan A13 untuk Machine Learning.

Peningkatan performa Machine Learning di A13 Bionic terbukti mampu membuat prosesor ini bekerja secara powerful dan efisien dalam mengelola baterai.

Bahkan, Apple tengah mengembangkan sistem baru bernama ‘Overtoon’ untuk meningkatkan performa Machine Learning pada Siri.

Seperti dikabarkan oleh VentureBeat, Overtoon hadir untuk meningkatkan kemampuan Machine Learning Siwi.

Framework Overtoon dibuat oleh teknisi Apple untuk melatih sistem Artificial Intelligence (AI) Siri.

Skema Overtoon akan mempersingkat proses Siri

Secara sederhana, Overtoon akan menyuplai berbagai informasi tingkat tinggi dan beragam untuk memperluas kemampuan Siri.

Contohnya, bila ada pertanyaan detail “Berapa tinggi Tim Cook?” maka Siri akan mensortir data dari berbagai sumber dan mencari pada lebih banyak sumber untuk mendapatkan jawaban yang mendekati.

Mengutip Appleinsider, umumnya para teknisi akan habiskan waktu untuk menseleksi pertanyaan dan informasi yang diterima dan dikeluarkan oleh sistem.

Namun dengan Overtoon, teknisi mampu menyingkat proses dan menghembat waktu filterisasi data.

Harapannya, pertanyaan-pertanyaan sulit yang kerap diajukan ke Siri dapat dijawab usai menggunakan Overtoon ini.

Dalam penelitian lain yang dilakukan Apple, penggunaan Overtoon mampu mengurangi kesalahan sistem 1,7 hingga 2,9 kali.

Artinya, ada efisiensi sistem hingga 3 kali lipat yang berdampak pada waktu pencarian, jumlah data yang diberikan, dan alokasi prosesor serta RAM yang digunakan.

Contoh sukses Machine Learning yang sukses diterapkan pada iOS 13 adalah kemampuan mendeteksi anjing dan kucing.

Kemampuan identifikasi ini akan berguna bila pengguna ingin mengambil gambar untuk animal photography.

Nicolaus Prama